15 : 44
13 July 2024





Bintan Island

Pulau Bintan


Pulau Bintan adalah pulau di provinsi Kepulauan Riau, di mana terdapat Kota Tanjungpinang, Ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Di Pulau ini memiliki tiga Pemerintahan, Pemerintah Kota Tanjungpinang yang terletak di Senggarang, Pemerintah Kabupaten Bintan terletak di Bandar Seri Bintan, serta Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau di Pulau Dompak (Tanjungpinang). Pulau ini berdekatan dengan negara Singapura.


Bintan adalah pulau terbesar di Kepulauan Riau, yang terdiri dari hampir 3.000 pulau besar dan kecil, terbentang di sebrang Singapura dan Johor Baru, Malaysia. Pulau ini melebar dari Malaka ke Laut Cina Selatan. Tanjungpinang merupakan ibu kota provinsi ini, terletak di pantai barat selatan Bintan. Secara strategis terletak di semenanjung selatan Malaysia di mulut Selat Malaka, kepulauan Riau, dahulu pada abad pertama masehi, merupakan tempat favorit bagi kapal dagang India dan Cina.


Bintan Island


Bintan Island or Negeri Segantang Lada is an island in the Riau archipelago of Indonesia. It is part of the Riau Islands province, the capital of which, Tanjung Pinang, lies in the island’s south and is the island’s main community.


Bintan’s land area is 2,402.28 square kilometres (927.53 sq mi) (total area is 60,057 square kilometres (23,188 sq mi) including 96% sea area).[5] Its administrative region is designated the Bintan Island Regency, one of the six administrative regions of the Riau Islands province. The city of Tanjung Pinang is an autonomous area within the Bintan Island.


Bintan’s history is traced to the early 3rd century. The island flourished as a trading post on the route between China and India, and over the centuries it came under the control of the Chinese, the British, and then the Dutch when it was declared part of the Dutch East Indies through the Anglo-Dutch Treaty of 1824.[6][7][8] In the 12th century, the Bintan island in the Strait of Malacca was known as the “Pirate Island” since the Malay pirates used to loot trading ships sailing in these waters.



SHARE ON :

          

Copyright © 2024. All Rights Reserved.