18 : 02
13 July 2024





Sawarna Surga Penuh Warna

Sawarna


Suara kodok begitu pekak di telinga namun itu tidak membuat saya terganggu, malah justru ini suara yang tak pernah terdengar di kepadatan Kota Jakarta. Detik dan menit seiring berjalan, perlahan juga menyibak keindahan hamparan sawah di samping penginapan yang kami tempati.


Petualangan pun dimulai ke Pantai Sawarna, pantai dan karang terlalui kamera juga terus beraksi. Di beberapa fokus kamera pikiran saya pun ikut mencermati bahwa Sawarna bukan cuma suatu daerah yang indah untuk dinikmati mata, namun juga tempat yang perlu dipelajari.


Ada batuan berlapis yang menjulang ke atas yang rata-rata mempunyai kemiringan 80 derajat. Seketika pikiran saya langsung mengeksekusi atau menyipulkan sendiri. Kalau Sawarna adalah pertemuan lempengan batuan dalam yang entah lempengan batuan benua apa.


Explorasi terus berlanjut, tak sengaja kaki menginjak suatu benda dengan warna putih dan jumlah lumayan banyak menepel di batuan pipih seperti lantai. Ternyata itu adalah kerang, baru saya lihat kerang seperti itu. Banyak dan masih utuh namun dipastikan semua tidak ada kehidupan di dalamnya. untuk kedua kalinya pikiran saya mengeksekusi ini mungkin adalah kerang purba.


Hari kedua menuju Gua Lalay, gelap dengan air sungai yang mengalir di bawah atap dan di antara dindingnya. Senter terang mengantar saya sampai ke dalam gua, kamera anti air sudah lumayan banyak mengambil gambar. Tapi aku hanya ingin mengatakan gua yang indah ini cukup tersembunyi.


Di Gua Lalay ketiga kalinya pikiran saya menyimpulkan lagi, tapi tidak akan saya katakan disini secara detail. Tapi perlu kukatakan bahwa negeri kita sangatlah kaya dengan apa-apa yang ada di dalamnya sampai kita tidak menyadarinya mengijak-injak apa yang hampir semua manusia banggakan, keindahannya dinikmati dan juga kita harus senantiasa tetap menjaganya.


S : http://travel.detik.com/read/2014/12/01/184800/2709803/1025/surga-penuh-warna-di-sawarna






SHARE ON :

          

Copyright © 2024. All Rights Reserved.